Desa Kekeran
Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung
DESA KEKERAN MELAKSANAKAN PROGRAM BHAKTI PENGAYARAN KE PURA MANDARA GIRI SEMERU AGUNG LUMAJANG DAN PURA LUHUR GIRI SALAKA ALAS PURWO
Kekeran (19/07) - Bakti Penganyaran di Pura Agung Semeru dan Pura Alas Purwo Umat Hindu dari Desa Adat Kekeran, Kabupaten Badung, Bali, baru-baru ini melaksanakan program Bakti Penganyaran di dua pura penting di Jawa Timur: Pura Agung Mandara Giri Semeru Agung di Senduro, Lumajang, dan Pura Luhur Giri Salaka Alas Purwo di Banyuwangi. Upacara ini merupakan bagian tak terpisahkan dari rangkaian Pujawali atau Piodalan di kedua pura tersebut, sebagai wujud bhakti dan persembahan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Rombongan warga Desa Adat Kekeran, bertolak menuju Jawa Timur dengan semangat kebersamaan dan kekhusyukan. Bakti Penganyaran adalah tradisi turun-temurun di mana desa-desa secara bergiliran menghaturkan persembahan pada saat piodalan di suatu pura, menunjukkan rasa persatuan dan kepedulian antar sesama umat Hindu.
Di Pura Luhur Giri Salaka Alas Purwo di kawasan Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi. Pura ini dikenal memiliki nilai historis dan spiritual yang sangat tinggi, diyakini sebagai salah satu pura tertua di tanah Jawa. Dalam balutan alam yang masih asri dan mistis, krama Desa Adat Mengwi dengan penuh bhakti menghaturkan segala persembahan, diiringi doa dan lantunan kidung suci.
Selanjutnya Di Pura Mandara Giri Semeru Agung, yang terletak di kaki Gunung Semeru, suasana khusyuk menyelimuti prosesi. Perangkat dan Staf beserta LPM, BPD dan BUMDes mempersembahkan bebantenan (sesaji) yang indah dan melaksanakan persembahyangan bersama. Keindahan alam pegunungan yang mengelilingi pura menambah kekhidmatan upacara, menjadikan pengalaman spiritual yang mendalam bagi seluruh peserta.
Selanjutnya, rombongan melanjutkan perjalanan ke Pura Luhur Giri Salaka Alas Purwo di kawasan Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi. Pura ini dikenal memiliki nilai historis dan spiritual yang sangat tinggi, diyakini sebagai salah satu pura tertua di tanah Jawa. Dalam balutan alam yang masih asri dan mistis, Perangkat dan Staf beserta BPD, LPM dan Desa Adat Kekeran dengan penuh bhakti menghaturkan segala persembahan, diiringi doa dan lantunan kidung suci.
Perbekel Kekeran menyampaikan bahwa kegiatan Bakti Penganyaran ini adalah wujud nyata dari sradha bhakti (keimanan dan pengabdian) umat Hindu, sekaligus upaya untuk menjaga dan melestarikan tradisi luhur. "Melalui Bakti Penganyaran ini, kami tidak hanya mempererat tali silaturahmi antarumat, tetapi juga memohon kerahayuan dan kedamaian bagi alam semesta" ujarnya.
Partisipasi aktif Desa Adat Kekeran dalam Bakti Penganyaran di Pura Agung Mandara Giri Semeru Agung dan Pura Luhur Giri Salaka Alas Purwo menjadi cerminan kuatnya semangat gotong royong dan kesetiaan umat Hindu Bali dalam menjaga dan merawat warisan budaya serta spiritualitas leluhur mereka.


