Desa Kekeran
Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung
Berkah Air untuk Petani: Bupati Badung Resmikan Bendungan Subak Tungkub Lanyahan Kekeran
Mengwi, Badung – Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan kembali diwujudkan melalui peresmian infrastruktur vital. Hari ini, Bupati Badung, Bapak I Wayan Adi Arnawa, secara langsung meresmikan Bendungan Subak Tungkub Lanyahan yang berlokasi di Banjar Tauman, Desa Kekeran, Kecamatan Mengwi.
Bendungan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas irigasi dan menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian yang dikelola oleh Krama Subak Tungkub Dalem dan Subak Tungkub Lanyahan.
Acara peresmian yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Bapak Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Bapak PLT Kadis PUPR beserta jajaran, Bapak Camat Mengwi, Perbekel Kekeran I Nyoman Suarda, Perangkat dan Staf, BPD beserta anggota, Pekaseh Subak Tungkub Dalem dan Lanyahan serta Krama Subak, menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam pembangunan infrastruktur.
Dalam sambutannya, Bupati Badung menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas rampungnya pembangunan bendungan ini. "Pembangunan bendungan ini adalah bagian dari upaya kita bersama untuk memperkuat pondasi sektor pertanian, khususnya dalam sistem Subak yang merupakan warisan budaya kita," ujar Bupati. "Dengan infrastruktur irigasi yang prima, kita harapkan petani tidak lagi kesulitan air, sehingga produktivitas pertanian di Subak Tungkub Lanyahan dan Subak Tungkub Dalem dapat meningkat signifikan dan berkesinambungan."
Kemudian Bapak Perbekel Kekeran I Nyoman Suarda Memberikan Sambutan. "Atas nama seluruh masyarakat dan Krama Subak Desa Kekeran, kami menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati Badung dan jajaran. Bendungan ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah terhadap ketahanan pangan dan kelestarian Subak," ujar Perbekel Kekeran I Nyoman Suarda.
Beliau juga menekankan pentingnya peran serta aktif Krama Subak dalam pemeliharaan bendungan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Kepala Dinas PUPR, mewakili jajaran, menambahkan bahwa proyek bendungan ini dirancang dengan teknologi terbaik untuk memastikan distribusi air yang adil dan merata, sesuai dengan semangat filosofi Tri Hita Karana yang dijunjung tinggi dalam sistem Subak.
Pekaseh Subak Tungkub Lanyahan, mewakili Krama Subak, menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Badung atas perhatian dan realisasi pembangunan yang sangat dinantikan ini. "Kami, Krama Subak, sangat bersyukur. Bendungan ini adalah napas baru bagi sawah kami. Kami berkomitmen untuk menjaga dan merawatnya demi kelangsungan pertanian kami," kata Pekaseh.
Peresmian ini diakhiri dengan penandatanganan prasasti oleh Bapak Bupati, sebagai tanda diresmikannya Bendungan Subak Tungkub Lanyahan dan kesiapan bendungan untuk mulai beroperasi penuh.


