Desa Kekeran
Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung
Parade Endek Kabupaten Badung Meriah, Anak-Anak Tampil Penuh Semangat
Minggu, 23 November 2025, suasana Gedung Giri Natha Mandala, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, tampak semarak dan dipenuhi warna-warni kain endek. Puluhan peserta dari tingkat TK hingga SD berkumpul untuk mengikuti Parade Endek Kabupaten Badung 2025, sebuah kegiatan tahunan yang bertujuan melestarikan kain tradisional khas Bali sebagai warisan budaya yang patut dibanggakan.
Kecamatan Mengwi mengirim beberapa perwakilan peserta yang berasal dari Desa Kekeran sebagai duta kecil dalam Parade Endek Kabupaten Badung. Tingkat TK diwakili oleh Gung Krisna dari Banjar Gelagah Puwun dan Gusti Ayu dari Banjar Jeroan. Sementara pada tingkat SD hadir Dwika dari Banjar Delod Sema dan Tarahita dari Banjar Sangiang, yang tampil percaya diri sebagai perwakilan siswa-siswi dari Desa Kekeran.
Parade dimulai pukul 08.00 WITA, diawali oleh peserta tingkat TK. Meski masih sangat pagi, semangat para peserta sudah terlihat sejak subuh. Mereka mulai dirias sejak pukul 05.00 WITA.
Salah satu guru pendamping menyampaikan kesannya dengan penuh bangga: “Anak-anak tidak merasa ngantuk sama sekali walaupun jam 5 sudah mulai berias, bahkan mereka penuh semangat menanti hari itu tiba. Mereka benar-benar antusias ingin tampil mengenakan kain endek dengan bangga.”
Tak hanya dari pendamping, dukungan besar juga datang dari orang tua. Mereka turut hadir dan mendampingi anak-anak dari awal persiapan hingga tampil di panggung.
Salah satu orang tua peserta menyampaikan rasa bangganya melihat anak–anak tampil percaya diri: “Kami bangga sekali melihat anak-anak tampil dengan penuh percaya diri memakai endek. Selain tampil cantik dan rapi, mereka juga belajar mencintai budaya Bali sejak dini. Semoga kegiatan seperti ini terus ada karena sangat bermanfaat untuk membangun rasa bangga pada tradisi,” ujar salah seorang orang tua peserta.
Suasana parade semakin meriah karena seluruh kecamatan dari Kabupaten Badung turut serta memeriahkan acara ini. Setiap peserta tampil bergiliran sesuai urutan dan formasi yang telah disepakati. Sorak sorai penonton menggema setiap kali peserta menunjukkan gaya terbaiknya sambil mengenakan busana berbahan endek yang elegan dan penuh karakter budaya.
Dengan suasana yang meriah dan penuh kebersamaan, Parade Endek Kabupaten Badung berjalan lancar, tertib, dan berhasil menarik perhatian masyarakat. Diharapkan kegiatan ini terus berlangsung sebagai edukasi budaya sejak dini, sehingga generasi muda semakin mencintai dan bangga terhadap busana tradisional Bali. (004/KIM/KKR)
