Desa Kekeran
Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung
Gertak Desa Kekeran Gelar Aksi Bersih-Bersih Lingkungan di Pura Luhur Batarateng
Desa Kekeran, 30 November 2025 — Desa Kekeran melaksanakan kegiatan Gertak (Gerakan Serentak) bersih-bersih lingkungan yang dipusatkan di Pura Luhur Batarateng, sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 09 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan desa terhadap upaya pemerintah provinsi dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di seluruh Bali.
Aksi bersih-bersih dimulai pukul 07.00 Wita, diikuti oleh perangkat desa, lembaga desa, masyarakat, serta berbagai unsur pendukung lainnya. Sesuai arahan pelaksanaan, peserta laki-laki membawa sabit untuk membersihkan semak dan rumput, sementara peserta perempuan membawa sapu untuk membersihkan areal pura dan jalur sekitar. Pembersihan dilakukan dari kawasan Pura Luhur Batarateng hingga menuju Pura Taman.
Sebelum kegiatan dimulai, Perbekel Desa Kekeran memberikan arahan mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya kawasan suci. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan bahwa kegiatan ini merupakan simbol kepedulian masyarakat terhadap desa.
“Gotong royong seperti ini bukan hanya untuk kebersihan, tetapi juga untuk menjaga kesucian pura dan lingkungan desa kita. Semangat kebersamaan inilah yang harus terus kita rawat,” ujar Perbekel Desa Kekeran dalam arahannya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh:
-
Ketua BPD Desa Kekeran beserta anggota,
-
Bandesa Adat Kekeran,
-
Perangkat desa dan staf Desa Kekeran,
-
LPM Desa Kekeran,
-
Bhabinkamtibmas Desa Kekeran,
-
Babinsa Desa Kekeran,
-
PKK Desa Kekeran,
-
Pekaseh dan Pangliman Desa Kekeran,
-
Petugas kebersihan Desa Kekeran.
Seluruh peserta berpartisipasi aktif, sehingga area pura dan lingkungan sekitar tampak lebih bersih, tertata, dan siap digunakan untuk kegiatan adat maupun keagamaan. Melalui pelaksanaan Gertak ini, Desa Kekeran menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung Gerakan Bali Bersih Sampah serta menjaga kesucian kawasan pura sebagai warisan budaya dan spiritual masyarakat.
Kegiatan berakhir dengan suasana penuh kebersamaan dan semangat gotong royong, sekaligus menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah desa, adat, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.


