Desa Kekeran
Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung
Kegiatan Bank Sampah Desa Kekeran Mengawali Tahun 2026 dengan Semangat Lingkungan Bersih
Kekeran, Mengwi — Mengawali tahun baru 2026 dengan semangat menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, Desa Kekeran kembali melaksanakan kegiatan rutin Bank Sampah pada Minggu, 4 Januari 2026, yang merupakan minggu pertama di bulan Januari. Kegiatan ini dipusatkan di TPS3R Kekeran Keris (Kekeran Indah dan Bersih) yang berlokasi di Jalan Beji, Banjar Delod Sema, Desa Kekeran, Kecamatan Mengwi.
Sejak pagi hari, suasana TPS3R sudah tampak ramai oleh aktivitas para petugas dan warga. Terdapat dua tim petugas Bank Sampah yang bertugas, yakni dari Bank Sampah Mangu Srikandi Banjar Delod Sema dan Banjar Dangin Pangkung. Para petugas bersiaga di lokasi sejak pukul 07.00 WITA hingga 10.00 WITA untuk melayani warga yang datang menyetorkan sampah terpilah.
Warga, khususnya ibu-ibu PKK Banjar Delod Sema dan Banjar Dangin Pangkung, datang secara silih berganti membawa hasil pemilahan sampah rumah tangga yang telah dikumpulkan sebelumnya. Jenis sampah yang disetorkan pun beragam, mulai dari botol plastik, plastik kemasan makanan, botol kaca, kardus, besi bekas dari peralatan rumah tangga yang sudah rusak, dan jenis sampah anorganik lainnya.
Setiap sampah yang disetorkan ditimbang oleh salah satu petugas, kemudian dicatat dan diinput ke dalam sistem oleh petugas lainnya untuk memastikan data setoran tercatat dengan baik dan transparan. Setelah itu, sampah-sampah dipilah kembali sesuai jenisnya dan dikumpulkan di tempat yang telah disediakan.
Sampah plastik yang terkumpul kemudian dipress menggunakan alat khusus agar lebih ringkas dan mudah untuk proses pengangkutan selanjutnya. Proses pengepresan ini turut dibantu oleh petugas dari PT. Sangkara Mandala Energi yang bertugas pada hari tersebut.
Salah satu petugas Bank Sampah, Ni Wayan Rusniani, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk membangun kesadaran masyarakat sejak dari rumah. “Bank sampah ini bukan hanya soal menabung sampah, tetapi juga menanamkan kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah. Kami sangat mengapresiasi semangat ibu-ibu yang rutin datang setiap kegiatan,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu warga Banjar Delod Sema, Ibu Ni Luh Putu Yuni Widia Ningsih, mengaku merasakan manfaat langsung dari kegiatan ini. “Selain lingkungan jadi lebih bersih, kami juga merasa lebih bertanggung jawab terhadap sampah rumah tangga sendiri. Bahkan hasil dari bank sampah ini bisa ditabung dan sangat bermanfaat,” tuturnya.
Melalui kegiatan rutin Bank Sampah ini, Desa Kekeran berharap dapat terus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis sumber, mengurangi jumlah sampah yang berakhir di TPA, serta mewujudkan lingkungan desa yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Pemerintah Desa Kekeran bersama pengelola TPS3R dan Bank Sampah berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan ini agar dapat berjalan secara konsisten dan menjadi budaya positif bagi seluruh warga desa. (004/KIM/KKR)
