Desa Kekeran
Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung
Laga Sengit di Final Porgana Cup IV: Pord Dangin Pangkung vs Porba Canggu Memukau Ratusan Penonton
MENGWI – Kemeriahan turnamen bola voli tahunan di Kabupaten Badung mencapai puncaknya. Sabtu malam, 02 Mei 2026, Lapangan Bola Voli Porgana di Banjar Gunung Pande, Desa Tumbak Bayuh, Kecamatan Mengwi, menjadi saksi bisu pertarungan dramatis dalam laga Grand Final Porgana Cup IV yang mempertemukan dua tim raksasa, PORD Dangin Pangkung Kekeran melawan Porba Canggu.
Pertandingan yang dimulai pukul 20.00 WITA ini berlangsung dalam tensi tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. Ratusan pendukung dari kedua belah pihak memadati tribun, menciptakan atmosfer riuh yang membakar semangat para pemain di lapangan.
Kedua tim menunjukkan kelasnya sebagai finalis dengan aksi jual beli serangan yang memukau. PORD tampil solid dengan blok-blok rapat dan serangan balik cepat, sementara Porba Canggu tidak tinggal diam dengan mengandalkan servis mematikan dan smash tajam yang berkali-kali menembus pertahanan lawan.
Setiap set berjalan sangat ketat dengan selisih poin yang tipis, memaksa kedua pelatih untuk memutar otak dalam melakukan pergantian pemain dan strategi time-out. Penonton berkali-kali dibuat berdecak kagum oleh reli-reli panjang yang menunjukkan daya tahan dan ketangkasan fisik para atlet muda tersebut.
Selain menyajikan hiburan olahraga berkualitas, acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kapolsek Mengwi, Kompol Anak Agung Gede Rai Darmayasa, S.H., M.H., yang hadir sekaligus memantau jalannya keamanan.
"Kami sangat mengapresiasi sportivitas yang ditunjukkan oleh kedua tim. Turnamen seperti Porgana Cup ini adalah wadah positif untuk mempererat persaudaraan antar-desa sekaligus menjaring bibit atlet voli berprestasi di Bali," ujar Kapolsek Mengwi di sela-sela acara penutupan.
Untuk memastikan kelancaran acara, personel Polsek Mengwi bersama pengamanan swakarsa setempat memberikan pengamanan ekstra. Hingga akhir pertandingan dan prosesi penyerahan piala, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
Sepanjang pertandingan, Bapak I Nyoman Suarda terlihat antusias mengikuti jalannya laga yang berlangsung sengit hingga larut malam. Kehadiran beliau menunjukkan komitmen Pemerintah Desa Kekeran dalam mendukung pembinaan bakat generasi muda, khususnya di bidang olahraga bola voli.
"Kami hadir untuk memberikan dukungan moral kepada anak-anak muda kami yang bertanding. Terlepas dari hasil akhir nanti, yang terpenting adalah semangat sportivitas dan bagaimana olahraga ini mampu menyatukan kita antar-desa," ujar Bapak I Nyoman Suarda di sela-sela set pertandingan.
Turnamen Porgana Cup IV yang telah berlangsung sejak akhir Maret 2026 ini resmi ditutup setelah laga final usai. Kemenangan ini bukan hanya soal piala, melainkan simbol kebangkitan olahraga voli di tingkat desa yang terus berkembang pesat.
Dengan berakhirnya edisi keempat ini, masyarakat berharap Porgana Cup V di masa mendatang akan hadir dengan kemasan yang lebih besar dan persaingan yang semakin kompetitif. (008/KIM/KKR)


